Friday, February 4, 2011

...Hubungan kita dengan Allah...^^

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah dan lagi Maha Mengasihani...
Allahuakbar,,terasa sudah lama tidak menaip di blog ni..hajat di hati tidak ingin sesekali  menguburkan blog ini..  ana dapat rasakan,walaupun sudah lama ana tidak menulis,tetapi follower kian meningkat..alhamdulillah,bagi ana satu sapaan dari Allah untuk ana meneruskan perkongsian di sini..ilmu di dada ini tidaklah setinggi mana,tetapi apa yg ada ini akan ana cuba utk kongsikan mengikut kemampuan ana..

Entry kali  adalah utk motivasi diri ana juga,kadang-kadang begitu mudah untuk kita menyeru orang lain untuk mentaati Allah,tetapi bagaimana diri kita sendiri?kadang-kadang begitu mudah kita menyuruh orang lain bersabar dalam menghadapi musibah,tetapi bila kita sendiri berhadapan dengannya,Allah!!terasa lemah diri ini,entah kemana hilangnya segala bait-bait yang pernah kita ucapkan pada orang lain..

Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa kamu memperkatakan apa yang kamu tidak melakukannya! Amat besar kebenciannya di sisi Allah – kamu memperkatakan sesuatu yang kamu tidak melakukannya. (as-Saff: 2-3)

Setiap saat kita sebenarnya berhutang pada Sang Pencipta kita.Terlalu banyak kurniaan yg telah Allah sediakan pada kita,tetapi mengapa hati ini sukar untuk berterima kasih..mengucapkan kalimah syukur apatah lagi.Sering kali apabila seseorang telah melakukan kebaikan pd diri kita,ucapan terima kasih akan dihulurkan,tetapi bagaimana dengan terima kasih kita pada Allah? jauhilah dari berhutang budi dengan manusia,kerna itu adalah nafsu semata-mata,tetapi bersyukurlah pada Allah dengan izinNya juga kita bisa menerima kebaikan dari seseorang.Basahkan lidah dengan kalimah 'ALHAMDULILLAH' yang sebenar-benarnya,Hanya ditujukan pada Allah sahaja,bukan sekadar meniti di bibir,tetapi akui jugalah didalam hati. Saat itu, akan terasa betapa indahnya hidup ini apabila kita sentiasa bertawakal padaNya.Dengan izinNya jugalah kita peroleh apa yang kita hajatkan.Bagaimana pula saat musibah melanda?Ucapkanlah jua kalimah itu kerna Allah telah memilih kita untuk menghadapi mehnah itu.Bersyukurlah juga pada orang yang telah menyakiti kita,kerna saat itu kita mampu menilai diri ini,kerna insan itu jugalah kita menjadi orang yg lebih sabar dan dekat pada Allah.

Katakanlah (wahai Muhammad): “Allah yang menciptakan kamu (dari tiada kepada ada), dan mengadakan bagi kamu pendengaran dan penglihatan serta hati (untuk kamu bersyukur, tetapi) amatlah sedikit kamu bersyukur”.(al-Mulk: 23)

                           

Dimana kita meletakkan hati kita saat bersendirian? Adakah memikirkan soal duniawi? Teringat akan pasangan kita? Berzikirlah pada Allah saat susah mahupun senang.

“(Iaitu) orang-orang yang beriman dan tenang tenteram hati mereka dengan zikrullah”. Ketahuilah dengan “zikrullah” itu, tenang tenteramlah hati manusia. (ar-Rad: 28)

Zikir yang dimaksudkan disini ialah mengingati Allah. Pelbagai alternatif yg boleh kita amalkan utk menghidupkan hati ini agar sentiasa berzikir. Kalau dapat lihat remaja zaman sekarang, tidak lekang 'earphone' di telinga. Tetapi kita periksa semula, lagu apa yang kita dengar? adakah lagu-lagu jiwang, rock atau nasyid sebagai halwa telinga? Tanya diri kita,jenis tenang apa yg kita peroleh dgn mendengar lagu-lagu sebegitu. Ana yakin ketenangan yg kita peroleh saat itu adalah bersifat sementara malahan mendidik hati utk melayan perasaan jiwang dan akan timbullah satu 'perasaan' yg tidak begitu asing pada zaman ini. Ana yakin kalian juga pasti tahu apakah jenis 'perasaan' itu. Tetapi lain pula 'perasaan' yang akan hinggap apabila kita menjadikan nasyid atau ayat-ayat suci al-Quran sebagai halwa telinga. Dengan ini,hati akan terdidik utk sentiasa berhubung dgn Allah.Tetapi kita juga harus bijak jenis apa pula nasyid yg kita perdengarkan,jika ianya juga mendorong zina hati,elakkanlah.kita juga harus ingat,nasyid hanyalah satu medium untuk kita mengingati Allah,jangan kita terus meninggalkan ibadah lain seprti solat 5 waktu sehari,tahajjud dan mentadabbur al-Quran. Mudahkan??

                                     


Sekian utk entry kali ini,ana khuatir jika terlalu banyak saranan yg ana perkatakan,kelak diri sendiri tidak beramal.Kerana iman manusia itu ada turun dan naiknya.Sebagai hamba dan khalifah,ini adalah peringatan bersama kerna peringatan yg bermanfaat penting utk orang-orang beriman. Sama-sama kita perbaiki diri,tidak kira walau siapa kita,yg bergelar dai'e sekalipon perlu sentiasa muhasabah diri.Hanya ketaqwaan yg membezakan kita di pandangan Allah...~strive for mardhotillah...

No comments:

Post a Comment